https://www.jurnal.academiacenter.org/index.php/IJEN/issue/feedIndonesian Journal of Economy and Education Economy 2026-01-24T23:11:01+00:00Open Journal Systemshttps://www.jurnal.academiacenter.org/index.php/IJEN/article/view/989 MAMPUKAH KECERDASAN BUATAN MENGISI RUANG HRD? TELAAH LITERATUR DALAM KONTEKS INDONESIA2026-01-24T23:06:00+00:00Naam Fajar Basroninaamfajarbasroni@gmail.comEndang Muryaniemuryani97@gmail.comNovelia Asita Mrananinoveliaasita88@gmail.comIwan Wahyu Susanton4444wi@gmail.comDwi Widi Hariyantohariyanto43@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan kecerdasn buatan (AI) dalam menggantikan peran Human Resource Development (HRD) dalam organisasi, dengan fokus pada dimensi fungsional, analitis, dan psikologis. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian menelusuri artikel ilmiah nasional dan internasional dari periode 2015 2025, serta literatur tambahan terkait dinamika HRD, psikologi industri, dan karakteristik generasi muda (Gen Z). Temuan literatur menunjukkan bahwa AI mampu menangani hampir seluruh fungsi HRD operasional dan sebagian aspek psikologis secara mekanis, seperti rekrutmen, evaluasi kinerja, manajemen pelatihan, analisis turnover, dan penyediaan ruang aman semu bagi karyawan. Namun, aspek etika, empati, dan pembangunan kepercayaan tetap menjadi tantangan yang menuntut kehadiran manusia. Untuk memperkaya perspektif, penelitian juga melakukan wawancara dengan tiga AI terkemuka ChatGPT, Gemini, dan Deepseek mengenai kemampuan dan potensi mereka menggantikan HRD. Analisis komparatif menunjukkan variasi pandangan: ChatGPT menegaskan potensi penggantian fungsional dan sebagian psikologis, Gemini menekankan peran moral manusia, sedangkan Deepseek memosisikan AI sebagai mitra augmentatif. Kesimpulannya, AI dapat menggantikan HRD secara fungsional, tetapi kehadiran manusia tetap penting untuk nilai-nilai etika dan interaksi interpersonal. Ketakutan terhadap AI menggantikan HRD mungkin lebih mencerminkan kegagalan HRD manusia menjalankan fungsi humanisnya, bukan keterbatasan teknologi.</p>2026-01-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 IJEN: Indonesian Journal of Economy and Education Economyhttps://www.jurnal.academiacenter.org/index.php/IJEN/article/view/990 INKONSISTENSI READABILITY PELAPORAN KEUANGAN: CERMINAN LEMAHNYA IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI2026-01-24T23:11:01+00:00Yanna Eka Pratiwiyannapratiwiy@gmail.comSiwidyah Desi Lastiantisiwi.dy@gmail.comIndra Wijayantoindrawijayanto@unmerbaya.ac.idIda Budiartiidabudiarti.unmerbaya@gmail.comUjang Syaiful Hidayatsayifulhidayat@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kepatuhan perusahaan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) serta implikasinya terhadap kualitas dan keterbacaan (readability) laporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional bereputasi serta regulasi pelaporan keuangan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan standar dan regulasi yang komprehensif belum sepenuhnya diikuti oleh kepatuhan substantif dalam praktik pelaporan. Banyak perusahaan menunjukkan inkonsistensi terminologi, ketidaklengkapan pengungkapan, serta variasi struktur laporan keuangan, bahkan pada entitas besar dan perusahaan tercatat. Studi literatur juga mengungkap bahwa rendahnya readability laporan tahunan tidak hanya berkaitan dengan kompleksitas standar, tetapi juga berasosiasi dengan perilaku oportunistik manajemen, seperti impression management dan manajemen laba. Dengan demikian, readability tidak dapat dipandang semata sebagai aspek linguistik, melainkan sebagai indikator kualitas dan integritas pelaporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelaporan keuangan memerlukan penguatan pengawasan substantif, internalisasi nilai kepatuhan, serta perhatian yang lebih besar terhadap konsistensi dan keterbacaan laporan keuangan agar tujuan transparansi dan akuntabilitas dapat tercapai secara optimal.</p>2026-01-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 IJEN: Indonesian Journal of Economy and Education Economyhttps://www.jurnal.academiacenter.org/index.php/IJEN/article/view/980PEMIKIRAN EKONOMI MUSTAFA NURI BEY TENTANG KEUANGAN PUBLIK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH PADA MASA DINASTI UTSMANI2026-01-21T02:27:44+00:00Muhammad Romli Muarromlimuar32@gmail.comAhmad Fahrur Rozifahrur.rozi@uniramalang.ac.idPutri Miftahur Rohmahmiftaamiftaa029@gmail.com<p>Penelitian ini membahas pemikiran Mustafa Nuri Bey tentang keuangan publik dalam perspektif ekonomi syariah pada masa Dinasti Turki Utsmani serta relevansinya terhadap pengembangan sistem ekonomi syariah modern. Latar belakang penulisan didasarkan pada pentingnya peran negara dalam mengelola kekayaan publik secara adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis karya-karya Mustafa Nuri Bey serta literatur sejarah dan ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mustafa Nuri Bey memandang keuangan publik sebagai instrumen utama untuk mewujudkan keadilan sosial melalui pengelolaan pajak yang adil, pengeluaran negara yang produktif, dan penghindaran praktik riba serta monopoli. Negara diposisikan sebagai pengelola amanah yang bertanggung jawab atas distribusi kekayaan dan stabilitas ekonomi. Pemikiran tersebut memiliki relevansi kuat dengan ekonomi syariah kontemporer, khususnya dalam konteks pengembangan keuangan publik berbasis zakat, wakaf produktif, serta sistem pembiayaan tanpa riba.</p>2026-01-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 IJEN: Indonesian Journal of Economy and Education Economy